WME, Minahasa – Organisasi masyarakat adat Makatana Minahasa Pakasaan Minahasa mengawali tahun 2026 dengan aksi nyata kepedulian sosial.
Pada Minggu (14/2/2026), mereka menggelar bakti sosial di Yayasan Maupusan dan Masawangan Remboken Wanua Sendangan, Kecamatan Remboken.

Kegiatan ini menjadi program perdana pengurus masa bakti 2025–2030, sekaligus wujud tanggung jawab sosial organisasi adat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang diberikan diharapkan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi para penghuni panti.
Ketua MAKMIN Pakasaan Minahasa, Joel Sumampouw, mengatakan kegiatan ini menjadi awal langkah nyata dalam menjalankan visi organisasi.
“Saat kita memulai tahun 2026 dengan berbagi sukacita, kami yakin seluruh program organisasi akan berjalan baik. Semoga bantuan ini membawa semangat dan harapan baru bagi saudara-saudara kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus dan anggota yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, solidaritas dan militansi anggota menjadi kekuatan utama dalam menjaga komitmen sosial organisasi adat Minahasa.
Pengurus Makatana Minahasa berharap bakti sosial ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan kepedulian sosial.
Ke depan, mereka menargetkan kolaborasi yang lebih luas agar dampak kegiatan sosial dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai adat Minahasa, Makatana Minahasa Pakasaan Minahasa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat—membawa kepedulian, persaudaraan, dan harapan baru bagi sesama.












