WME, Tomohon – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Tomohon terus berinovasi dalam membekali anak didiknya dengan keterampilan vokasi.
Kali ini, LPKA Tomohon bekerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk Area Lahendong dan Elmonts Coffee menggelar pelatihan pengolahan kopi bertajuk “Ekspresi (Eks-Andikpas Mandiri Melalui Vokasi)”.

Diketahui kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Senin (3/11) hingga Rabu (5/11). Dari pemantauan media ini, menjadi peserta yakni puluhan anak binaan LPKA.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh General Manager PGE Area Lahendong, Albertus Novi Purwono, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi positif antara dunia industri dan lembaga pembinaan anak.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini dan berharap anak-anak dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Albertus dalam sambutannya, Senin (3/11).
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya LPKA Tomohon untuk menyiapkan anak didik agar memiliki keterampilan praktis dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor industri kopi yang terus berkembang.

Kepala LPKA Tomohon menyebut, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga langkah strategis dalam membangun karakter, kemandirian, dan kepercayaan diri anak-anak binaan.
“Kami ingin mereka tidak hanya terampil, tetapi juga siap menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Almontana Paat, pemilik Elmonts Coffee & Roastery yang menjadi pemateri utama, memberikan pelatihan mulai dari pembentukan karakter hingga teknik dasar pengolahan kopi.
“Kami berikan dasar-dasar penting untuk sukses di dunia kopi — mulai dari karakter yang kuat, komunikasi yang baik, hingga praktik langsung pengolahan kopi,” jelas Almontana.
Pelatihan teknis dijadwalkan berlangsung pada hari kedua dan ketiga, di mana para anak didik akan diajak langsung mengenal proses roasting, brewing, dan penyajian kopi secara profesional.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara LPKA, PGE Lahendong, dan Elmonts Coffee diharapkan mampu membuka jalan baru bagi anak-anak binaan untuk bertransformasi menjadi generasi yang produktif, kreatif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Peliput: Richard Ering












