Menu

Mode Gelap
Mapalus Jadi Spirit Ketahanan Pangan, Unsrat Ajak Pemuda Jadi Agripreneur Muda Perpisahan Hangat di Kejari Tomohon, Kajari Reinhard Tololiu Naik Jabatan ke Aspidum Kejati Sulut Angela Kaunang Debut Lewat Lagu ‘Mulu-Mulu’, Angkat Fenomena ‘Tanta-Tanta’ dari Manado Tommy Lumingkewas Diantar Ratusan Warga, Siap Pimpin Telap Menuju ‘Desa Bercahaya’ Donald Pondaag Yakin Kepemimpinan MEP Bawa Energi Baru bagi Golkar Sulut Isu Pembatasan BBM Subsidi Mengemuka, BPH Migas: Belum Ada Perintah, Distribusi Masih Normal

Tomohon

Kolaborasi BPS-Polri, Ketahanan Pangan Tomohon Makin Kuat lewat Aplikasi Fasih

badge-check


					Kolaborasi BPS-Polri, Ketahanan Pangan Tomohon Makin Kuat lewat Aplikasi Fasih Perbesar

WME, Tomohon – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tomohon bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Koordinasi Program Ketahanan Pangan dan Sosialisasi Aplikasi Fasih Mobile.

Kegiatan berlangsung pada Rabu (17/9/2025) di Aula Parama Satwika Polres Tomohon, dengan melibatkan 70 personel Babinkantibmas dan anggota Sat binmas.

Menurut Kepala BPS Kota Tomohon Ika Oktaria Gaib, acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga.

“Tujuannya untuk menghadirkan data pangan yang lebih akurat, modern, dan dapat diandalkan sebagai dasar kebijakan pemerintah,” kata Ika.

Ia menjelaskan aplikasi Fasih Mobile mampu mempercepat pencatatan data pertanian. “Teknologi ini mencatat informasi petani, luas lahan, waktu tanam, hingga titik koordinat secara digital,” imbuhnya.

Dengan sistem ini, kata dia (Ika-red) validitas data meningkat karena setiap informasi lapangan terdokumentasi secara langsung.

Menurutnya, inovasi ini menjadi terobosan penting dalam memperkuat basis data pertanian. Ia menambahkan, kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata dukungan Polri.

“Informasi lapangan dari aparat akan dipadukan dengan metode ilmiah dari BPS untuk menghasilkan data yang lebih berkualitas,” terangnya.

BPS berharap sinergi ini memperkuat ketahanan pangan, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung.

“Data presisi diharapkan mampu mendukung kebijakan tepat sasaran, mulai dari pengendalian harga hingga distribusi pangan,” ujarnya.

“Langkah ini diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat luas,” tambah Ika Oktaria.

Dirinya menerangkan, dengan kolaborasi yang baik dan dukungan bersama menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

Polres: FASIH Permudah Babinkantibmas dalam Pengumpulan Data

Kabag SDM Polres Tomohon, AKP Heintje Talumepa, S.Th, menyambut baik sosialisasi aplikasi ini. Ia menilai, kehadiran FASIH akan sangat membantu Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tugas pengumpulan data di lapangan.

“Dengan adanya aplikasi FASIH, kami berharap Bhabinkamtibmas dapat lebih cepat dan akurat dalam mengumpulkan data terkait lahan jagung dan produktivitasnya,” ujar AKP Heintje.

Menurutnya, data yang valid akan mempermudah pengambilan keputusan terkait program ketahanan pangan.

Lebih lanjut, AKP Heintje menegaskan bahwa inti dari program ketahanan pangan adalah memaksimalkan hasil panen. Mulai dari proses penanaman hingga tahap panen, seluruhnya memerlukan pendampingan dan pencatatan yang baik.

Ia menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di kelompok tani binaan menjadi bagian penting.

“Kami berharap hasil panen jagung di Tomohon dapat melampaui target. Para Bhabinkamtibmas akan berusaha hadir untuk berbagi informasi, sehingga hasil panen dapat dimaksimalkan,” tutupnya.

IcadWMID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perpisahan Hangat di Kejari Tomohon, Kajari Reinhard Tololiu Naik Jabatan ke Aspidum Kejati Sulut

22 April 2026 - 14:07 WIB

Isu Pembatasan BBM Subsidi Mengemuka, BPH Migas: Belum Ada Perintah, Distribusi Masih Normal

1 April 2026 - 13:59 WIB

SPBU Sonder Buka Solar untuk Umum, Tapi Jadwal Berubah-ubah Bikin Sopir Kebingungan

21 Maret 2026 - 14:39 WIB

Hangatnya Idul Fitri di Polres Tomohon, Silaturahmi Jadi Jembatan Kebersamaan

21 Maret 2026 - 14:04 WIB

BPAN Tomohon Gaungkan “Si Tou Mamuali Tou”, Pemuda Adat Bergerak Jaga Warisan Leluhur

18 Maret 2026 - 11:35 WIB

Trending di Tomohon