WME, Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan akan memperpanjang pengiriman bantuan logistik untuk korban perang di Jalur Gaza, Palestina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Perpanjangan ini dilakukan menyusul penetapan bencana kelaparan di Gaza oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala Biro Infohan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Frega Wennas Inkiriwang mengatakan, perpanjangan bantuan merupakan komitmen pemerintah untuk menjangkau lebih banyak warga terdampak. “Arahan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi bantuan sampai ke masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya dalam siaran pers resmi di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Pengiriman terbaru dilakukan dengan pemberangkatan pesawat Hercules C-130 A-1343 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat membawa Satgas Garuda Merah Putih-II yang berjumlah 26 personel, serta perlengkapan teknis termasuk 1.200 payung udara dan dokumen resmi pendukung.
Pesawat Hercules dijadwalkan melanjutkan misi airdrop dari Yordania ke Jalur Gaza, serupa dengan pengiriman sebelumnya sejak momentum perayaan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan jalur distribusi tambahan melalui Mesir.
“Direncanakan tiga pesawat Hercules TNI AU akan bergerak dari Yordania ke Mesir pada akhir Agustus 2025,” tambah Frega. Ia berharap pengiriman bantuan ini berjalan lancar sehingga warga Gaza dapat segera menerima pasokan logistik yang dibutuhkan.
Icdwme












