WME, Tomohon – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon melalui Seksi Intelijen melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Frater Don Bosco Tomohon, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” dan diikuti puluhan siswa serta guru dari delapan Sekolah Menengah Pertama di Kota Tomohon.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tomohon Ivan Yurri Victoria Roring, S.H., M.H. bersama tim yang terdiri dari Johannes Sebastian Napitupulu, S.H., Ni Putu Gita Marshani Putri Subagia, S.H., dan Ruth Grace Napitupulu, S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Program JMS ini bertujuan memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada para pelajar, sekaligus mencegah terjadinya perilaku kenakalan remaja.
Para narasumber menjelaskan berbagai bentuk pelanggaran yang sering dilakukan generasi muda, serta dampak hukum yang dapat timbul dari tindakan tersebut.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif agar para siswa memahami batas-batas hukum dan menjauhi perbuatan yang dapat menjerumuskan mereka pada pelanggaran hukum,” ujar Kasintel Ivan Roring dalam penyampaian materinya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar hukum, disertai diskusi ringan dengan para jaksa yang hadir. Semangat peserta terlihat dari awal hingga akhir kegiatan.
Kegiatan ditutup oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Simon Petrus Kilis, S.Pd., mewakili Kepala Dinas.
Ia menyampaikan apresiasi atas langkah Kejari Tomohon yang terus berkomitmen mengedukasi generasi muda melalui kegiatan penerangan hukum.
Program Jaksa Masuk Sekolah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelajar serta memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang taat hukum dan berkarakter.












