WME, Tomohon – Dugaan keracunan dari sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) direspon Dekan Fakultas Teologi UKIT Pdt Dr Denny Tarumingi.
Ia menerangkan ada sekitar 36 mahasiswa yang dibawa ke rumah sakit bethesda Tomohon, baik yang masih dalam perawatan medis, maupun yang sudah dipulangkan.

“Puji Tuhan, sudah ada yang dipulangkan dari rumah sakit,” tutur Pdt Denny, saat dikunjungi oleh awak media, Jumat (12/9/2025).
Dirinya juga meyakini, kampus akan menanggung semua kebutuhan mahasiswa yang di rawat di rumah sakit. “Mereka juga tetap dianggap hadir di tiap mata kuliah,” ujarnya.
Lebih lanjut, dekan menerangkan, pihaknya akan mengevaluasi kembali untuk kebutuhan gizi, makanan dan cara pengelolaannya di asrama PPWG.
“Akan kami evaluasi kembali, baik dari pemenuhan makanan hingga pengelolaannya” kata Denny, seraya berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara, pihak Rumah Sakit membenarkan bahwa ada sekitar 36 pasien mahasiswa UKIT yang datang memeriksakan diri ke RS Bethesda Tomohon.
“Ya, saat ini ada 36 mahasiswa, yang lain sudah dipulangkan, namun sekira ada 20an yang masih dan sementara di rawat di RS Bethesda Tomohon,” kata Wakil direktur dr. Ester F. Tumuju, M.Kes
Untuk keluhan, kata Wadir Pelayanan Medic dan Keperawatan itu, pasien mengaku alami BAB cair, mual hingga muntah.
“Jadi kami rawat sesuai keluhan pasien. Pasien yang lain juga kondisinya mulai membaik, ada yang dirawat jalan, ada juga yang harus nginap karena akan di periksa lebih lanjut,” beber dr Ester.
Diketahui, seperti yang diberitakan sebelumnya, para mahasiswa diduga keracunan makanan saat menjamu makan siang dan malam di asrama PPWG, pada Kamis (11/9).
Namun, pihak Rumah Sakit belum bisa memberikan keterangan soal diagnosis pasien yang merupakan mahasiswa UKIT.
“Kami masih dalam tahap evaluasi atau observasi karena dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyakit atau kondisi yang sebenarnya,” tutup dr Ester.
IcadWME












