WME, Jakarta – Kabar baik datang dari sektor pangan Indonesia. Harga beras yang sempat menjelit, dikabarkan segera turun.
Hal itu dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman yang menyebut harga beras di pasaran akan segera turun.

Ia mengatakan pemerintah kini tengah menggelar operasi pasar besar-besaran untuk menstabilkan harga.
“Sudah berjalan dan Insya Allah sebentar lagi turun harga,” kata Amran di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/8) dikutip dari CNN Indonesia.
Meski begitu, Andi Arman tidak memberi penjelasan kapan waktu tepatnya harga beras akan turun. Namun, ia meminta publik untuk bersabar.
Perlu diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat harga beras kompak menanjak pada Juli 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut kenaikan beras itu terjadi di level penggilingan.
Rata-rata harga beras di penggilingan naik 2,71 persen secara month to month (mtm) dan 4,14 persen secara year on year (yoy).
“Jika kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan, maka (rata-rata harga) beras premium naik 1,93 persen secara mtm dan naik 2,14 persen secara yoy,” tuturnya Jumat (1/8).
“Sedangkan beras medium naik 3,07 persen secara mtm dan naik 5,96 persen secara yoy,” sambung Pudji.
Berdasarkan data yang dicatat BPS, harga beras di penggilingan terpantau naik dari Rp12.994 per kilogram (kg) ke Rp13.346 per kg.
Icdwme












