WME, Tomohon – Alumni angkatan 2000 SMA Kristen Tomohon (SMUKERTO) bersiap menggelar reuni akbar bertajuk Silver Reunion pada Sabtu, (14/2/2026).
Pertemuan itu bakal digelar di Taman Kelong, Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Momentum ini menjadi perayaan 25 tahun kelulusan sekaligus ajang mempererat kembali tali persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah.
Koordinator Tim Kerja, Wuena Pinaria, didampingi Victor Rampengan, Jannete Lontoh dan Malvin Pandeirot, menegaskan reuni ini bukan sekadar temu kangen, melainkan wujud rasa syukur atas perjalanan seperempat abad sejak kelulusan.
“Kami mengundang seluruh alumni angkatan 2000 untuk hadir dan merayakan momen langka ini bersama. Ini adalah silaturahmi spesial setelah 25 tahun berpisah,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, alumni SMUKERTO angkatan 2000 kini tersebar di berbagai daerah, baik di Sulawesi Utara, luar provinsi, hingga mancanegara.
Antusiasme tinggi terlihat dari konfirmasi kehadiran, termasuk dari para alumni yang merantau. Bagi yang belum bisa hadir langsung, panitia menyiapkan fasilitas Zoom Meeting.
“Ya, agar seluruh angkatan tetap terhubung dan merasakan kebersamaan dalam momen bersejarah ini,” urai Pinaria.
Tak hanya alumni, panitia juga mengundang para mantan guru dan staf tata usaha, baik yang masih aktif maupun yang telah purna bakti.
Susan Posumah, Rini Lasut dan Stonce Kapoh menjelaskan, panitia bahkan memfasilitasi transportasi bagi guru yang mengalami kendala untuk hadir.
Rangkaian kegiatan akan diisi dengan ibadah syukur, temu kangen, serta pembagian diakonia sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sementara itu, Chrisye Polakitan dan Vendy Kandouw menambahkan, Silver Reunion ini diharapkan menjadi titik temu penuh makna.
“Bukan hanya mempertemukan kembali wajah-wajah lama, tetapi juga menguatkan persaudaraan yang telah teruji waktu dan jarak,” kata Polakitan.
Angkatan 2000 dikenal sebagai angkatan unik dalam sejarah SMUKERTO. Saat duduk di kelas 3, siswa dari kelas Binaan Khusus (Binsus) dan kelas reguler digabungkan dalam satu angkatan.
Sistem Binsus saat itu menerapkan pembinaan khusus, baik dalam proses belajar di sekolah maupun pembinaan di asrama.
“Di beberapa angkatan lain tidak ada penggabungan seperti ini. Bahkan kini sudah menjadi dua sekolah berbeda, yakni Smaker 1 dan Smaker 2 khusus Binsus. Itu yang menjadi keunikan Angkatan 2000,” tambah Wuena.
Diketahui, SMUKERTO merupakan sekolah milik Yayasan GMIM AZR Wenas dan dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Utara dengan akreditasi A serta predikat Sekolah Standar Nasional.
Berbagai prestasi telah ditorehkan, mulai dari akademik hingga ekstrakurikuler, termasuk siswa teladan tingkat nasional, partisipasi dalam olimpiade nasional dan internasional, hingga keterlibatan siswa dalam paskibraka tingkat nasional.
Silver Reunion 25 tahun ini pun dipastikan menjadi perayaan nostalgia yang sarat makna, menegaskan bahwa waktu boleh berlalu, namun persahabatan tetap abadi.
Icad












