WME, Tomohon – Harapan masyarakat untuk menikmati layanan air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ranoue belum sepenuhnya terwujud.
Hingga kini, puluhan pelanggan di Kota Tomohon tepatnya di daerah ketinggian Kinilow tercatat belum mendapatkan aliran air secara maksimal.

Direktur PDAM Kota Tomohon, Adrian Boy Ngenget, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil uji petik lapangan, sekitar 50 pelanggan belum teraliri air bersih, meskipun telah tersambung dengan jaringan pipa SPAM Ranoue.
“Dari kurang lebih 100 pelanggan yang tersambung, sekitar separuhnya belum mendapatkan aliran air karena berada di wilayah dengan ketinggian tertentu,” ungkap Adrian saat diwawancarai, Selasa (03/02/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membutuhkan penanganan teknis berupa pemindahan serta penambahan pipa berdiameter dua inci sepanjang kurang lebih 700 meter, agar distribusi air dapat menjangkau wilayah yang lebih tinggi.
Namun demikian, Adrian menegaskan bahwa penanganan perbaikan dan penambahan jaringan pipa tersebut menjadi kewenangan dan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Kota Tomohon, Boy Tangkawarow, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan tersebut, dengan tetap menyesuaikan mekanisme penganggaran daerah.
“Jika memang sudah ada koordinasi, kami tentu akan menindaklanjuti, namun tetap disesuaikan dengan mekanisme APBD,” kata Tangkawarow.
Masyarakat pun berharap persoalan distribusi air bersih dari SPAM Ranoue ini dapat segera diselesaikan, agar layanan air bersih benar-benar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.












