WME, Tomohon – Warga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Selatan, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di area Perkebunan Kolombawi, Jumat (16/01/2026) pagi.
Dari informasi yang diterima media ini, penemuan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 10.48 Wita.

Kasi Humas Polres Tomohon, IPTU Musalino Patah, menjelaskan bahwa laporan awal diterima oleh personel piket Polsek Tomohon Selatan, yang kemudian langsung bergerak ke lokasi bersama personel Polres Tomohon untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Saat tiba di TKP, petugas menemukan kerangka manusia dengan kondisi tulang tengkorak masih terbalut pakaian,” terang IPTU Musalino.
Di lokasi, petugas mendapati sejumlah barang yang melekat dan berada di sekitar kerangka, di antaranya kaos berwarna krem, celana biru dongker, tas selempang warna abu-abu, serta sepatu boots berwarna hijau tua.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), saksi pertama yang menemukan kerangka tersebut berinisial YK, warga Kelurahan Tumatangtang Satu Lingkungan VI.
Ia mengaku curiga setelah mendengar gonggongan anjing saat melintas di area perkebunan tersebut.
“Ketika dicek, saksi melihat tulang tengkorak kepala manusia dengan sepatu boots masih terpasang. Saksi kemudian menghubungi warga dan aparat kelurahan,” jelas IPTU Musalino.
Informasi penemuan tersebut juga diteruskan kepada Lurah Kelurahan Tumatangtang Satu, Billy Montolalu, SIP, yang langsung menuju lokasi bersama warga.
Setibanya di TKP, lurah membenarkan adanya kerangka manusia yang ditemukan di bawah pohon bambu dengan pakaian masih melekat.
Di lokasi kejadian, istri dari seorang warga Kelurahan Lahendong yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 11 Desember 2025 turut hadir.
Perempuan berinisial MS (70) itu menyatakan keyakinannya bahwa kerangka tersebut adalah suaminya.
“Berdasarkan ciri pakaian yang dikenakan, seperti sepatu boots hijau tua, celana biru dongker, kaos krem, serta pakaian dalam warna merah marun yang ditemukan di sekitar lokasi, saksi memastikan bahwa pakaian tersebut identik dengan yang dikenakan suaminya saat meninggalkan rumah,” ungkap IPTU Musalino.
Korban diketahui berinisial AS (alias), berusia 76 tahun, berprofesi sebagai petani, dan berdomisili di Kelurahan Lahendong Lingkungan I, Kecamatan Tomohon Selatan.
Tim Identifikasi Polres Tomohon selanjutnya tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pers: Ichad












