Menu

Mode Gelap
Feybie Vonny Simbar Bangga Mahzani Bangkit di Tomohon: Budaya Leluhur Harus Terus Hidup Perkuat Kader, AMAN Sulut Latih Paralegal Masyarakat Adat Seribu Pelajar Bersatu di Panggung Mahzani, Tomohon Siap Curi Perhatian Polres Tomohon Warnai Hari Nuzulul Qur’an dengan Bakti Sosial hingga Buka Puasa Bersama Sat Reskrim Polres Tomohon Sabet Peringkat Tertinggi dalam Penyelesaian Perkara Bripda KJ Dipecat! Kapolres Tekankan soal Disiplin, Loyalitas, dan Tanggung Jawab Moral bagi Rakyat

Tomohon

Senator Stefa Dukung Gagasan “Green Democracy”, Gelar Diskusi dan Tanam Pohon di Langowan

badge-check


					Senator Stefa Dukung Gagasan “Green Democracy”, Gelar Diskusi dan Tanam Pohon di Langowan Perbesar

WME, Langowan – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N Liow, M.A.P, melaksanakan kegiatan diskusi publik sekaligus penanaman bibit pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Noongan, Langowan, Minahasa, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi gagasan “Green Democracy” yang digelorakan oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (SBN), yakni demokrasi hijau yang memadukan nilai-nilai politik, lingkungan, dan keberlanjutan.

Dalam kesempatan itu, Senator Stefanus berdiskusi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda, dan panitia pejuang Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Langowan, membahas dinamika politik serta peluang Langowan menjadi daerah otonom baru di masa mendatang.

Tokoh pejuang DOB Langowan Jeffry Pay menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kehadiran Senator Stefanus Liow. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat Langowan dan lingkungan sekitar.

“Sungguh bersyukur dan bangga atas kehadiran Senator Stefa. Selain membahas perjuangan DOB Langowan, beliau juga memperkenalkan gagasan brilian Ketua DPD RI tentang Green Democracy. Kami pun mengimplementasikannya melalui diskusi politik dan penanaman pohon mahoni serta gaharu,” ujar Jeffry Pay.

Kegiatan diawali dengan diskusi santai seputar politik, demokrasi, dan otonomi daerah, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon di area DAS Noongan. Setelah itu, peserta kembali berdiskusi dalam suasana akrab sembari menikmati ubi, pisang goroho rebus, dabu-dabu, dan kopi khas Langowan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban di tengah udara sejuk dan pepohonan rindang. Para peserta mengaku terinspirasi oleh ajakan untuk menjaga lingkungan sambil memperkuat semangat demokrasi yang sehat dan beretika.

Jeffry Pay juga mengungkapkan bahwa puluhan tahun lalu, bibit pohon mahoni di wilayah tersebut pertama kali ditanam oleh Stefanus Liow saat masih menjabat Sekretaris Komisi Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM, dalam rangka Hari Persatuan PKB Sinode GMIM di Langowan.

“Beliau sudah sejak dulu menanam dan mencintai lingkungan Langowan. Kini saat menjabat sebagai Senator, komitmen itu tetap sama bahkan semakin kuat,” ujarnya menambahkan.

Melalui kegiatan ini, semangat Green Democracy diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga kelestarian alam, sembari memperkuat kehidupan demokrasi yang berpihak pada rakyat dan lingkungan.

IcadWME

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Feybie Vonny Simbar Bangga Mahzani Bangkit di Tomohon: Budaya Leluhur Harus Terus Hidup

11 Maret 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Kader, AMAN Sulut Latih Paralegal Masyarakat Adat

10 Maret 2026 - 11:19 WIB

Seribu Pelajar Bersatu di Panggung Mahzani, Tomohon Siap Curi Perhatian

9 Maret 2026 - 09:21 WIB

Polres Tomohon Warnai Hari Nuzulul Qur’an dengan Bakti Sosial hingga Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:59 WIB

Sat Reskrim Polres Tomohon Sabet Peringkat Tertinggi dalam Penyelesaian Perkara

2 Maret 2026 - 17:45 WIB

Trending di Tomohon