Menu

Mode Gelap
Mapalus Jadi Spirit Ketahanan Pangan, Unsrat Ajak Pemuda Jadi Agripreneur Muda Perpisahan Hangat di Kejari Tomohon, Kajari Reinhard Tololiu Naik Jabatan ke Aspidum Kejati Sulut Angela Kaunang Debut Lewat Lagu ‘Mulu-Mulu’, Angkat Fenomena ‘Tanta-Tanta’ dari Manado Tommy Lumingkewas Diantar Ratusan Warga, Siap Pimpin Telap Menuju ‘Desa Bercahaya’ Donald Pondaag Yakin Kepemimpinan MEP Bawa Energi Baru bagi Golkar Sulut Isu Pembatasan BBM Subsidi Mengemuka, BPH Migas: Belum Ada Perintah, Distribusi Masih Normal

Tomohon

Seribu Pelajar Bersatu di Panggung Mahzani, Tomohon Siap Curi Perhatian

badge-check


					Seribu Pelajar Bersatu di Panggung Mahzani, Tomohon Siap Curi Perhatian Perbesar

WM.ID – Pentas Mahzani massal bakal menghentak Kota Tomohon. Sebanyak 1000 pelajar dijadwalkan ambil bagian dalam pergelaran sastra Woloan tersebut yang akan digelar pada Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya besar untuk mengangkat kembali kekayaan sastra daerah, khususnya Mahzani yang berasal dari Woloan.

Tak di pungkiri pula, bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan seniman dan pecinta budaya di Kota Tomohon.

Dua hari lagi, ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Tomohon akan tampil bersama dalam satu panggung budaya.

Program ini merupakan gagasan individu Armando Loho, M.Kom, yang sekaligus menjadi inisiator kegiatan.

Ia mengusulkan program Mahzani 1000 Pelajar melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai langkah konkret pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, panitia terus mematangkan berbagai persiapan agar pergelaran budaya ini berjalan sukses.

Berbagai tahapan telah dilakukan secara bertahap oleh panitia. Mulai dari sosialisasi di sejumlah sekolah, audiensi bersama Pemerintah Kota Tomohon, hingga pelaksanaan latihan bersama para pelajar yang akan tampil.

Bahkan, panitia juga telah melakukan peninjauan langsung lokasi kegiatan guna memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Inisiator kegiatan, Armando Loho, menegaskan bahwa pentas Mahzani massal ini bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga gerakan bersama untuk merawat identitas daerah.

“Mahzani adalah bagian dari napas budaya Masyarakat Tomohon khususnya di Woloan. Lewat keterlibatan 1000 pelajar, kami ingin menanamkan kebanggaan terhadap sastra dan tradisi lokal sejak dini,” ujar Armando.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan budaya daerah di Kota Tomohon.

“Jika generasi muda mengenal, mencintai, dan mempraktikkan budaya sendiri, maka warisan leluhur tidak akan hilang ditelan zaman. Mahzani harus terus hidup dan bergema dari Tomohon untuk Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perpisahan Hangat di Kejari Tomohon, Kajari Reinhard Tololiu Naik Jabatan ke Aspidum Kejati Sulut

22 April 2026 - 14:07 WIB

Isu Pembatasan BBM Subsidi Mengemuka, BPH Migas: Belum Ada Perintah, Distribusi Masih Normal

1 April 2026 - 13:59 WIB

SPBU Sonder Buka Solar untuk Umum, Tapi Jadwal Berubah-ubah Bikin Sopir Kebingungan

21 Maret 2026 - 14:39 WIB

Hangatnya Idul Fitri di Polres Tomohon, Silaturahmi Jadi Jembatan Kebersamaan

21 Maret 2026 - 14:04 WIB

BPAN Tomohon Gaungkan “Si Tou Mamuali Tou”, Pemuda Adat Bergerak Jaga Warisan Leluhur

18 Maret 2026 - 11:35 WIB

Trending di Tomohon